Pep Guardiola Bernardo Silva

Pep Guardiola Tak Mau Salahkan Bernardo Silva

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menolak menyalahkan kapten timnya, Bernardo Silva, setelah kekalahan dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.

Manchester City datang dengan misi sangat berat. Mereka harus mengejar ketertinggalan agregat 0-3 dari leg pertama. Sejak awal laga, The Citizens langsung mencoba menekan pertahanan Real Madrid.

Namun situasi berubah cepat ketika pertandingan memasuki menit ke-20. Bernardo Silva menghentikan bola dengan tangannya saat bola hampir masuk ke gawang. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk gelandang asal Portugal tersebut.

Pep Guardiola tetap membela sang kapten. Ia menilai tindakan itu muncul secara spontan dalam situasi yang sangat cepat.

“Ayolah, itu bukan kesalahan. Itu kartu merah pertama dalam kariernya. Dia hanya bereaksi secara naluriah,” ujar Guardiola seperti dikutip jd-bola.com dari laman resmi klub.

Guardiola menjelaskan bahwa situasi tersebut sangat sulit dihindari oleh pemain mana pun.

“Bayangkan jika saya membiarkan mereka mencetak gol dan kami tetap bermain 11 lawan 11 dengan skor 4-0. Situasinya tetap akan sangat sulit,” kata Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah menyalahkan pemain yang telah memberikan segalanya untuk tim.

“Saya tidak akan pernah menyalahkan pemain saya untuk situasi seperti itu, apalagi Bernardo setelah semua yang dia berikan untuk klub ini selama bertahun-tahun,” tambahnya.


Pep Guardiola Yakin Manchester City Akan Bangkit

Meski gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions, Guardiola tetap melihat banyak hal positif dari permainan timnya. Ia menyukai cara Manchester City memulai pertandingan sebelum kartu merah mengubah jalannya laga.

Guardiola juga mengakui kualitas besar yang dimiliki Real Madrid di kompetisi Eropa.

“Ketika saya menganalisis pertandingan, saya menyukai cara kami memulai laga. Saya ingin melihat pertandingan berjalan 11 lawan 11, tetapi dalam sepak bola situasi seperti ini memang bisa terjadi,” ujarnya.

Menurut Guardiola, Real Madrid selalu memanfaatkan kesalahan lawan dengan sangat baik.

“Madrid adalah tim yang luar biasa. Mereka akan menghukum setiap kesalahan yang Anda buat,” kata Guardiola.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, pelatih berusia 55 tahun itu tetap optimistis menatap masa depan Manchester City.

Baca Juga : Vinicius Junior Senang Bungkam Para Fan Man City

“Masa depan akan cerah. Musim depan kami akan kembali dan belajar dari pengalaman ini,” tegas Guardiola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *