Cesc Fabregas Kesal kepada Gasperini usai Como Kalahkan Roma
jd-bola.com,Indonesia- Pelatih Como 1907, Cesc Fàbregas, mengungkapkan kekesalannya setelah timnya menang 2-1 atas AS Roma pada pekan ke-29 Serie A 2025-26, Senin (16/3/2026) dini hari WIB.
Fabregas menyoroti sikap pelatih Roma, Gian Piero Gasperini. Ia menilai Gasperini tidak menunjukkan sikap sportif setelah pertandingan berakhir.

Fabregas Soroti Sikap Gasperini
Fabregas mengaku kecewa karena Gasperini langsung meninggalkan lapangan tanpa berjabat tangan. Menurutnya, salaman setelah pertandingan merupakan bentuk rasa hormat antar pelatih.
Fabregas mengatakan,
“Selama dua tahun saya selalu menyalami pelatih lawan. Tidak peduli saya kalah, marah, atau diusir wasit.”
Ia juga menambahkan,
“Setelah pertandingan selesai, pelatih biasanya berjabat tangan. Itu bentuk rasa hormat. Ketika dia pergi tanpa melakukan hal itu, saya merasa sedikit sedih.”
Meski begitu, Fabregas memilih tidak memperbesar masalah tersebut.

Gasperini Balas Kritik
Gasperini kemudian menanggapi pernyataan Fabregas. Pelatih berpengalaman itu mengaku kecewa dengan sikap pemain Como sepanjang pertandingan.
Ia mengatakan,
“Como adalah tim kuat. Namun saya tidak menyukai sikap mereka di lapangan maupun di bangku cadangan.”
Gasperini juga menyinggung insiden kartu merah yang terjadi dalam pertandingan tersebut.
Kontroversi Kartu Merah
Insiden itu melibatkan pemain Roma, Wesley. Wasit memberikan kartu kuning kedua kepada pemain tersebut sehingga ia harus meninggalkan lapangan.
Gasperini menilai keputusan itu tidak tepat. Ia percaya pemain Como, Assane Diao, melakukan diving dalam situasi tersebut.
Gasperini berkata,
“Saya melihat semuanya. Tidak ada pelanggaran dalam situasi itu. Ini soal diving dan hal seperti ini sering terjadi di sepak bola sekarang.”
Baca Juga : Hasil Liga Italia: Milan Kalah dari Lazio, Como Kokoh di Empat Besar
Kemenangan atas Roma membuat Como melanjutkan tren positif mereka di Serie A musim ini. Namun pertandingan tersebut juga memicu ketegangan antara Cesc Fabregas dan Gian Piero Gasperini setelah peluit akhir berbunyi. Prediksi Score 16 Maret
