Zidane Iqbal, Penghancur Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
JD-BOLA.COM | Zidane Iqbal, penghancur mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, kini fokus membawa Irak lolos setelah gol penentunya di Jeddah.
Zidane Iqbal, Penghancur Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Sosok Zidane Iqbal, penghancur mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, kini menjadi sorotan publik sepak bola Asia. Gol tunggalnya ke gawang Garuda membuat langkah Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun, bagi sang pemain muda asal Manchester, perjalanan belum selesai. Ia justru menegaskan fokus baru bersama Irak demi memastikan satu tiket ke turnamen terbesar dunia.
Gol Penentu yang Menghancurkan Asa Garuda
Laga antara Timnas Indonesia vs Irak berlangsung panas di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025). Dalam duel ketat itu, kedua tim tampil ngotot sejak awal. Indonesia mencoba menahan tekanan, sementara Irak tampil sabar membangun serangan.
Namun, bencana bagi Indonesia datang pada menit ke-76. Zidane Iqbal, gelandang berusia 22 tahun asal FC Utrecht, melepaskan tembakan akurat dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Maarten Paes. Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan tersebut.
Skor 1-0 bertahan hingga akhir, dan mimpi Timnas Indonesia untuk melangkah ke Piala Dunia 2026 pun pupus sudah. Kekalahan ini tidak hanya menutup peluang Garuda, tetapi juga membuka jalan Irak untuk semakin dekat menuju Amerika Utara 2026.
Euforia Zidane Iqbal Setelah Gol Bersejarah
Setelah pertandingan, Zidane Iqbal mengaku bahagia bisa mencetak gol penting bagi negaranya. Dalam wawancara dengan media resmi FC Utrecht, ia tak bisa menyembunyikan rasa harunya ketika orang tuanya menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.
“Saya hanya ingin berterima kasih untuk dukungan fan dan keluarga,” ujar Zidane Iqbal.
“Ibu dan ayah saya datang ke stadion. Saya bahkan mendengar ibu saya berteriak paling keras di antara semua penonton.”
Bagi Iqbal, kemenangan ini terasa istimewa karena bukan hanya membawa Irak unggul, tetapi juga menjadikannya Man of The Match. Ia menegaskan bahwa kemenangan itu hanyalah langkah awal menuju target yang lebih besar — lolos ke Piala Dunia 2026.
Fokus Baru: Laga Penentu Melawan Arab Saudi
Usai menaklukkan Indonesia, skuad Singa Mesopotamia akan menghadapi partai hidup-mati melawan Arab Saudi pada Selasa (14/10/2025). Kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin di Grup B, namun Arab Saudi unggul produktivitas gol.
Artinya, Irak harus menang jika ingin mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Zidane Iqbal pun menyadari bahwa perjuangan mereka belum berakhir.
“Kami baru menuntaskan setengah pekerjaan,” tegasnya.
“Pertandingan melawan Arab Saudi akan menjadi ujian besar. Kami harus tetap fokus dan tidak terbawa euforia.”
Sementara itu, pelatih Graham Arnold menegaskan timnya akan tetap menjaga konsistensi permainan. Ia memuji kontribusi Iqbal yang tampil matang dan penuh disiplin di lini tengah.
Perjalanan Karier Zidane Iqbal
Zidane Iqbal lahir di Manchester, Inggris, pada 27 April 2003. Ia merupakan pemain berdarah campuran Pakistan-Irak dan besar di lingkungan sepak bola Inggris. Namanya mulai dikenal setelah menembus akademi Manchester United.
Pada 2021, Iqbal dipromosikan ke tim utama Manchester United, namun hanya sempat tampil satu kali di laga resmi.
Setelahnya, ia dilepas ke klub Belanda, FC Utrecht, pada 2023, di mana ia berkembang pesat dan kini menjadi bagian penting tim utama.
Beberapa fakta menarik tentang Zidane Iqbal:
- 🏫 Lulusan akademi Manchester United, satu angkatan dengan Anthony Elanga dan Hannibal Mejbri.
- ⚽ Penggemar berat Mesut Özil dan menjadikan gaya mainnya sebagai inspirasi.
- 🌍 Memilih membela Timnas Irak meskipun lahir di Inggris.
- 🏆 Telah mencetak dua gol penting untuk Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Zidane Iqbal, Penghancur Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Nama Zidane Iqbal, penghancur mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, kini menjadi pembicaraan hangat di Asia Tenggara.
Publik Indonesia tentu akan mengingat golnya di Jeddah sebagai momen paling menyakitkan dalam perjalanan menuju Piala Dunia.
Meski demikian, di sisi lain, pemain berusia 22 tahun itu menunjukkan sikap profesional dan penuh hormat terhadap lawan. Ia mengakui Timnas Indonesia bermain disiplin dan sempat membuat Irak kesulitan selama 70 menit pertama.
“Mereka tim yang kuat dan punya semangat juang tinggi. Tapi kami tidak menyerah,” ucap Iqbal.
Dengan kemenangan tersebut, Irak kini tinggal satu langkah lagi menuju impian mereka ke Amerika Utara 2026.
Dukungan untuk Irak dan Pujian untuk Iqbal
Media Irak dan Belanda sama-sama memuji penampilan gemilang Iqbal. Situs resmi FC Utrecht bahkan menyebut bahwa alumnus akademi Manchester United itu memiliki mental baja dan kemampuan teknis yang semakin matang.
Gaya mainnya yang elegan, penuh visi, dan berani mengambil keputusan membuatnya menjadi tulang punggung tim nasional Irak.
Kini, publik menantikan kiprahnya di laga pamungkas melawan Arab Saudi, yang akan menjadi ujian sejati bagi bakat mudanya.
Bagi pencinta sepak bola, pembahasan lengkap mengenai performa Zidane Iqbal dan analisis laga Irak vs Indonesia dapat dibaca melalui portal berita KOIN313.
Situs tersebut menyajikan berbagai ulasan pertandingan, statistik pemain, dan info terkini seputar dunia sepak bola internasional.
Tak hanya itu, KOIN313 juga menjadi tempat para penggemar bola berdiskusi dan mendapatkan update hasil pertandingan secara real time.
Bagi kamu yang ingin tahu perkembangan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kunjungi langsung KOIN313 untuk berita lengkapnya.
Reaksi Fans Indonesia dan Media Sosial
Kekalahan dari Irak menimbulkan gelombang reaksi besar di media sosial Indonesia. Banyak fans Garuda yang mengakui kualitas Zidane Iqbal, meski golnya menjadi mimpi buruk bagi harapan Indonesia.
Beberapa komentar netizen menyebut bahwa gol pemain kelahiran Inggris itu merupakan hasil dari determinasi dan kualitas teknik tinggi.
Di sisi lain, beberapa penggemar juga berharap Timnas Indonesia bisa menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga untuk menatap turnamen berikutnya.
Fokus dan Tujuan Zidane Iqbal Selanjutnya
Meski menjadi pahlawan Irak atas Indonesia, Zidane Iqbal tidak ingin terlena. Ia menegaskan bahwa timnya harus tetap fokus agar tidak kehilangan momentum menjelang laga kontra Arab Saudi.
“Tugas belum kelar dan kami tidak sabar menunggu hari Selasa,” katanya.
“Sekarang saya fokus pada pemulihan dan waktu bersama keluarga.”
Ucapan tersebut menunjukkan kedewasaan seorang pemain muda yang mulai menapaki level elite sepak bola dunia. Dengan sikap profesional dan kerja keras, bukan tidak mungkin Zidane Iqbal akan menjadi salah satu gelandang terbaik Asia dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Satu gol di Jeddah mengubah segalanya.
Zidane Iqbal, penghancur mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, kini menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Asia.
Bagi Indonesia, kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk memperkuat mental dan strategi di masa depan.
Sementara bagi Irak, kemenangan tersebut menjadi simbol kebangkitan generasi muda yang dipimpin oleh pemain berbakat seperti Iqbal. Kini, seluruh mata tertuju pada laga berikutnya melawan Arab Saudi pertandingan yang akan menentukan apakah mimpi mereka menuju Piala Dunia 2026 benar-benar terwujud.